Wednesday, December 31, 2014

Making a Simple Pie Chart Style from Scratch in C# WPF - Basic

Pada postingan ini akan dibuat satu buah chart di C# dengan bentuk Pie tanpa menggunakan dll dari orang lain. Jadi postingan ini beranjak dari awal dengan menggunakan canvas,brush, path, dan sebagainya. Pertama-tama mari kita buat project baru di visual studio 2010 :


Setelah tekan tombol "OK", kemudian klik kanan project tersebut dan pilih "Add -  New Item" :


Setelah itu piliha "User Control (WPF)", dan beri nama terserah saja. Di sini namanya " graphControl" :


Silahkan tekan tombol "Add", Nah sampai disini kita mempunya 2 buah file xml, satu untuk window dan satu biji untuk user control dengan nama "graphControl". Terus, Drag 1 biji canvas ke GraphControl tersebut :


Konfigurasi layout canvas tersebut diubah seperti konfigurasi berikut :


Beralih ke file "GraphControl.xml.cs", di dalam kelas GraphControl tambahkan private kelas dengan nama piePieceData. Kelas tersebut berguna menampung data yang dibutuhkan untuk membuat satu element warna pada PieGraph yang kita buat. Secara spesifik sebenarnya kelas tersebut berguna untuk menyimpan properti yang dibutuhkan oleh ArcSegment untuk PathFigure. Kode programnya sebagai berikut :


Terus tambahkan variabel-variabel yang dibutuhkan :


Terus..... Tambahkan method-method berikut dalam kelas GraphControl:





Sekarang beralih ke bagian MainWindow, untuk itu pada MainWindow.xml tambahkan nama pada gridnya :


Nah berikutnya kita akan menghubungkan GraphControl yand telah dibuat ke mainWindow.So..Tambahkan kode berikut pada MainWindow.xaml.cs :


Sampai disini Pie Graph yang telah kita buat hasilnya seperti di bawah :


Alhamdulillah.... Yeeee.... selesai..... Semoga bermanfaat..... :-)

Tuesday, December 30, 2014

Hadiah Tiket Do'a Makbul

Ada banyak do'a yang sudah dipanjatkan, namun belum kelihatan hasilnya. Maka jika Anda memiliki 1 kesempatan untuk berdo'a yang pasti dikabulkan, apakah akan Anda gunakan untuk meminta hal yang terbaik bagi Anda? Pasti jawabannya Ya... :-)

Tapi, gimana caranya bisa dapat tiket do'a makbul seperti itu? Keistimewaan itu, tidak bisa didapat sembarang orang. Dan hanya diberikan kepada mereka yang mau memperjuangkannya. Misalnya, hamba yang konsisten melakukan qiyammul-lail.

Saya, tidak termasuk orang yang sanggup menjalani proses itu. Untungnya Allah SWT, kadang memberi kesempatan itu kepada orang biasa seperti saya. Misalnya melalui perilaku buruk orang lain. Anda, boleh menyebutnya "Kaum tertindas".

Sayangnya; kita sering terjebak untuk mengumbar sakit hati atau membalas orang itu. Walhasil, tiket do'a terkabul yang hanya satu-satunya itu digunakan untuk mendo'akan keburukan bagi sang pelaku. Bukan meminta kebaikan untuk hidup kita.

Anda, tentu sependapat bahwa kebaikan dalam hidup kita jauh lebih penting daripada membalas keburukan orang lain kan. Tapi, kita suka tergoda menggunakan jatah do'a makbul itu agar Allah SWT membalas keburukan orang tersebut.

Iya, tapi kan orang itu harus merasakan akibat dari perbuatan buruknya. Jadi wajar dong kalau kita do'ain keburukan untuknya biar tahu rasa akibat kelakuannya.

Nggak salah sih kalau mikirnya begitu. Sayangnya, kita hanya punya 1 tiket do'a makbul. Sayang banget kalau digunakan untuk itu. Mendingan dipakai untuk meminta segala kebaikan, kesehatan, kelapangan rezeki, kelancaran usaha, dan hal positif lainnya untuk kita.

Lantas, bagaimana soal pembalasan pada orang itu? Sudahlah, nggak usah dipikirin. Jika Anda yakin bahwa setiap perbuatan manusia ada balasannya, maka hal itu akan terjadi tanpa kita mendo'akannya. Otomatis bakal terjadi yang begitu mah. Gak kita minta juga Allah pasti membalasnya kan.

Soal kedzaliman, tidak hanya dilakukan oleh pengusaha pada rakyatnya. Bukan hanya dari si kuat pada si lemah. Tidak selalu dari orang besar pada orang kecil. Bisa dari siapa saja kepada siapa saja. Dan bisa terjadi dimana saja, seperti ditempat kerja, di sekolah, di kampus, di jalan, di facebook, dsb.

Maka mulai sekarang, kita mesti berlatih untuk menahan diri dari keinginan membalas keburukan orang lain dengan menghambur-hamburkan tiket do'a makbul kita. Mari manfaatkan do'a makbul itu untuk meminta segala kebaikan. Supaya setiap perlakuan buruk yang kita terima, menjadi pembuka pintu-pintu kebaikan Ilahi untuk kita. :-)


{Source : natin@yahoogroups.com}
{Untuk mendapatkan artikel-artikel NatIn terbaru, silahkan join ke yahoo group tersebut}

Monday, December 29, 2014

Sekilas Tentang Address Resolution Protocol (ARP)

Address Resolution Protocol (ARP) adalah protocol yang digunakan untuk menerjemahkan IP address menjadi MAC Address dalam suatu jaringan. Contohnya ketika suatu packet data masuk/datang kesuatu gateway, maka gateway tersebut menggunakan protocol ARP untuk menentukan ke MAC Address mana packet tersebut akan diteruskan. ARP menggunakan routing table untuk menerjemahkan IP ke MAC Address. Jika ternyata ARP tidak menemukan MAC address yang cocok untuk IP data, maka ARP akan mengirimkan broadcast message ke seluruh komputer yang ada dalam suatu jaringan lokal. Broadcast message ini berisi 1 resolution request atau response. Ukuran message tersebut juga bergantung pada ukuran alamat layer atas dan bawah dari ARP. Ukuran alamat layer atas dan bawah dapat diketahui dari header yang digunakan oleh packet ARP seperti terlihat di bawah :


Hardware Type (HTYPE). Pada gambar di atas HTYPE ini adalah 2 byte dan mementukan type dari network protocol. Contoh untuk Ethernet, HTYPE ini bernilai 1.

Protocol Type (PTYPE). PTYPE ini juga 2 byte, berguna untuk menentukan protocol internetwork dimana ARP request ditujukan. Untuk IPv4, PTYPE = 0x0800. Nilai-nilai yang lain dapat dilihat di EtherType.

Hardware Length (HLEN), menunjukkan panjang alamat hardware.

Protocol Length (PLEN), menunjukkan panjang address yang digunakan oleh protocol layer atasnya.

Operation, menunjukkan operasi apa yang dilakukan pengirim. Operasinya bisa request atau reply.

Sender Hardware Address (SHA). Pada ARP request field ini digunakan untuk menunjukkan alamat komputer yang mengirim ARP request. Pada ARP reply, field ini menunjukkan alamat komputer ARP request ini ditujukan (Alamat komputer yang mac Addressnya g' diketahui wkwkw...).

Target Hardware Address (THA). Pada ARP request (broadcast) field ini kosong/ignore. Pada ARP reply, field ini menunjukkan alamat pengirim ARP request.

Ilustrasi yang lebih jelas untuk penggunaan ARP bisa dilihat pada gambar di bawah :

Terlihat pada, Sender mempunyai data yang akan dikirim ke alamat IP 10.199.64.105. Tetapi sender tidak mengetahui MAC address dari IP tersebut, sehingga sender mengirimkan ARP broadcast ke semua komputer yang berada dalam jaringan lokalnya (agk mubasyir yah...). Komputer-komputer lain yang menerima ARP broadcast tersebut mengecek, jika ternyata bukan untuk dirinya maka ARP tersebut dibuang saja, tetap jika ARP tersebut ditujukan untuk dirinya, maka dia akan membalas dengan MAC Address yang dia miliki. Setelah itu routing table akan diupgrade pada masing-masing komputer dan komunikasi data selanjutnya dapat dilakukan.

Ok, berikutnya kita akan mencoba-coba perintah "arp" ini pada bacth programming. Jadi silahkan buka command prompt pada windows. perintah pertama adalah "arp -a", seperti terlihat :


arp -a ini berguna untuk menunjukkan semua entry cached arp (mkn boleh dibilang routing tabel apa yah...? :D) pada komputer yang kita miliki, baik itu yang berupa static ataupun yang dinamic. Jika arp -a diatas dieksekusi (tekan enter aja), hasilnya :


Nah dari situ kita dapat mengetahui komputer kita terhubung(dapat terhubung) ke komputer mana saja dalam jaringan lokal. Kemudian Physical(MAC) Addressnya juga dapat diketahui. Jika ditambahkan IP address dibelakang -a, maka yang ditampilkan hanya MAC address dari IP address tersebut, contoh :

Kemudian, "arp -g" nah command ini sama persis dengan "arp -a". Kemudian "arp -d" digunakan untuk mendelete entry ARP. Caranya "arp -d IP". Next, "arp -s" digunakan untuk menambah entry baru pada cached ARP,

Kemudian, beberapa command lagi seperti arp -v, arp -n, dsb yang saya belum tau sendiri hohoho... :D


Saturday, December 27, 2014

360 Rotation Degrees in Blender

Pada postingan ini akan diperlihatkan cara sederhana untuk melakukan rotasi kamera 360 derajat terhadap object. Pertama-tama silahkan buat project baru diblender, disini digunakan blender versi 2.72. Project yang dibuat default saja, kemudian tambahkan object-object dalam main screenya. Object-objectnya terserah saja, disini digunakan seperti terlihat dibawah :


Kemudian tambahkan "empty object" tepat ditengah-ditengah seperti posisi 3D cursor:


Terus, Jadikan empty object dan kamera menjadi "parented". Caranya klik kamera, kemudian tekan shift tekan empty objectnya. Kemudian tekan Ctrl+P :


Nah.. Sampai disini, jika empty object tersebut kita pindah-pindahkan, maka kamera juga akan ikut berpindah. Terus, secara default jumlah frame di blender adalah 250, Jadi sebaiknya diganti saja menjadi 72 atau 100 terserah saja, semakin besar jumlah framenya maka kecepatan rotasinya jg akan semakin lambat, Di sini digunakan 72 frame saja :


Kemudian tepat di frame 1, masukan keyFrame type rotasi (tekan i kemudian pilih rotasi), keyFrame ini untuk empty object (jadi bukan untuk kamera):


Next, pindah ke frame terakhir (disini frame 72), terus rotasi empty objectnya terhadap sumbu z sebesar 360 derajat. Caranya tekan R kemudian Z terus ketik 360. Kemudian tekan N, maka akan muncul menu disebelah kanan, nah dibagian transform, ganti nilai sumbu Z menjadi 360, seperti terlihat di bawah :

Setelah itu insert KeyFrame kembali. Nah sampai disini kita sudah dapat melihat rotasi 360 derajatnya (tekan Alt+A untuk melihat hasilnya). Namun kecepatan rotasinya tidak linear, oleh sebab itu buka "Graph Editor" :


Di menu "key" pilih "Interpolation Mode", dan pilih "Linear" :


Ok, silahkan kembali ke 3D View, dan tekan Alt+A untuk melihat hasilnya :


Huhuhu... Maaf animasinya berguncang... :D. Tapi sampai disini kita sudah dapat melihat rotasi 360 derajatnya. Untuk animasi diatas, mungkin rendering image dari camera view agk lebih stabil. Untuk itu perlu ditambahkan pencahayaan dan warna dari tiap object diubah :


Siip, Jika dilihat dari kamera view, hasilnya :


Sekian.... Semoga bermanfaat... :-)

Kosa Kata Bahasa Sunda - Hapalan

A:


  • Awon---------------------------------->Jelek/buruk
  • Atanapi-------------------------------->Atau
  • Atos------------------------------------>Sudah
  • Ayeuna-------------------------------->Sekarang



B:

  • Baraya/Dulur---------------------------->Saudara
  • Baringageulis-------------------->Berdandan
  • Benten---------------------------->Beda



C:


  • Cai----------------------------------->Air



D:


  • Dayeuh-------------------------------------->Kota
  • Dina------------------------------------------>Di
  • Dugikeun------------------------------------> Sampaikan
  • Dumasar------------------------------------->Berdasarkan



E:


  • Enjing-------------------------------------------------->Pagi
  • Eta-eta Keneh----------------------------------------->Itu-itu juga




F:




G:

  • Geuleuh--------------------------------------->Jijik
  • Gening---------------------------------------->Ternyata



H:

  • Hayam----------------------------------------->Ayam
  • Hiji--------------------------------------------->Satu
  • Hideung--------------------------------------->Hitam
  • Dinahartos/Hartosna------------------------->Diberitanya/disampaikannya
  • Hereuy----------------------------------------->Bercanda



I:

  • Ical-------------------------------------------------->Jual, Hilang
  • Iraha------------------------------------------------>Kapan



J:

  • Jalmi--------------------------------------------------> orang
  • Janteun---------------------------------------------->Jadi



K:

  • Katiban------------------------------------------>Tertimpa
  • Kacida------------------------------------------->Tega
  • Kaditu-------------------------------------------->Kesana
  • Kadieu-------------------------------------------->Kesini
  • Kalebet------------------------------------------->Kedalam,Termasuk
  • Kanggo------------------------------------------->Untuk
  • Kedahna------------------------------------------>Seharusnya
  • Keneh--------------------------------------------->Masih
  • Kinten-kinten------------------------------------>Kira-kira
  • Kapengker---------------------------------------->Sebelumnya/kebelakang



L:


  • Lamun--------------------------------------------->Kalau
  • Lareus--------------------------------------------->Benar



M:


  • Mangrupa------------------------------------------------------------------>Merupakan
  • Mugia----------------------------------------------------------------------->Semoga
  • Murangkalih--------------------------------------------------------------->Anak



N:


  • Nami-------------------------------------------------------------------------->Nama
  • Naroskeun-------------------------------------------------------------------->Menanyakan
  • Nambe Parantos------------------------------------------------------------->Baru saja
  • Ngenaan---------------------------------------------------------------------->Mengenai
  • Nuju--------------------------------------------------------------------------->Sedang
  • Nyarios/Badami-------------------------------------------------------------->Ngomong



O:


  • Oge------------------------------------------------------------------------------->Juga
  • Opat------------------------------------------------------------------------------>Empat



P:

  • Pendak------------------------------------------------------------------------>Bertemu
  • Perkawis------------------------------------------------------------------------>Tentang
  • Puguh--------------------------------------------------------------------------->Pasti/jelas



Q:




R:


  • Raos--------------------------------------------------------------------------->Enak(Rasa)
  • Raraosan---------------------------------------------------------------------->Perasaan


S:


  • Sadinteun--------------------------->Sehari
  • Sanaos------------------------------->Walaupun demikian
  • Sanes---------------------------------------------------------------------------->Bukan/lain
  • Sawios------------------------------->Biarin
  • Saluhureun---------------------------------------------->Lebih tua
  • Sapantar----------------------------->Seumuran



T:


  • Teu acan------------------------------------------------------------->Belum

  • Teu Kengeng-------------------------> g' boleh
  • TeuRaos------------------------------->g' enak (Makanan)





U:





V:





W:

  • Wantun------------------------------------------------------------------->Berani
  • Wengi--------------------------------------------------------------------->Malam
  • Wilujeng beurang------------------------------------------------------->Selamat siang
  • Wilujeng enjing--------------------------------------------------------->Selamat pagi
  • Wilujeng peuting------------------------------------------------------->Selamat malam
  • Wilujeng sonten-------------------------------------------------------->Selamat sore





X:








Y:







Z:

Friday, December 26, 2014

Physics Fire & Smoke Tutorial in Blender 2.72

Pada tutorial blender kali ini kita akan mempelajari bagaimana menggunakan physics smoke item di blender 2.72. Pertama-tama buat project baru diblendernya dan ganti blender render menjadi cycle render. Kemudian Kubusnya discale, kubus ini nantinya akan digunakan sebagai domain. Jadi scalenya disesuaikan saja.


Kemudian, kubus ini kita tambahkan "domain physics", Caranya klik icon physics, kemudian "smoke", terus "domain" :

Setelah diubah menjadi domain, terlihat kubusnya menjadi transparan. Kemudian tambahkan object baru yang terletak didalam domain kubus tersebut. Objectnya terserah saja, untuk project ini digunakan bola :


Nah untuk bola tersebut, kita tambahkan "fire & smoke" :


Nah sampai disini, jika kita tekan Alt+A, maka kita dapat melihat animasi api dan asap sederhana yang keluar dari bola, seperti terlihat di bawah :


Kemudian kita akan memberikan beberapa konfigurasi agar api dan asapnya terlihat lebih eksotis. Pertama-tama konfigurasi untuk domain :


Jika Alt+A kembali dijalankan hasilnya :


Terlihat lebih baik dari yang sebelumnya. Kemudian kita akan beralih ke node editor. Dalam kondisi domain masih "terselect", Ubah screennya menjadi 2 bagian, kemudian screen yang baru pilih node editor, kemudian tambahkan material baru pada domain tersebut, sehingga terlihat "diffuse BSDF" material :

Terus, diffuse BSDF-nya dihapus saja, kemudian tambahkan "attribute" dibagian "input" :


Attribute tersebut diberi nama "density". Kemudian tambahkan "Volume Scatter" dan "Volume Absorption",masing-masing terletak di dalam Shader :



Kemudian hubungan node "fac" dari Attribute ke "density" di Volume Scatter dan absorption :

Terus, color dari masing-masing volume di ganti jadi putih sprti trlihat di atas. Kemudian tambahkan "mix shader" :

Letakkan sebelum output dan hubungan nodenya seperti terlihat di bawah :


Kemudian, Select "Lamp" kemudian pilih "use node", dan ubah strength dari lamp tersebut menjadi 5000 :


Nah... sampai disini, jika kita mengganti tampilan solid ke render hasilnya :


Kemudian, select "domain" kembali, dan beralih ke node view, kemudian tambahkan "Bright Contrast" dibagian color :


Tempatkan Bright Contrast tersebut seperti terlihat di bawah :

Jangan lupa Contrastnya diganti ke 1.5. Tambahkan "Math" :

Letakkan diantara Attribute dan Bright Contrast, kemudian ganti tipe math tersebut menjadi "multiply" dengan value "7" :


Ok. Sekarang akan ditambahkan "Attribute" lain dengan nama "fire" dan letakkan posisinya dibawah attribute "density" :



Kemudian tambahkan ColorRamp:





Kemudian tambahkan Bright Contrast dan multiply seperti sebelumnya {dikopi aja}, kemudian hubungkan masing-masing node :


Kemudian tambahkan "Emission" dan hubungkan lagi :



Setelah itu tambahkan "Add Shader" :


Posisikan "add shader"-nya sehingga bisa terhubung seperti pada gambar di bawah :


Sampai disini, jika projectnya di render, hasilnya :

Sekarang waktunya menambahkan warna-warna pada ColorRamp. Pertama-tama, komponen "hitam" pada ColorRamp, alphanya diubah menjadi nol :


Kemudian yang warna putih, alphanya diubah jadi 0,28 - 0,3, terserah saja :


Terus, tambahkan komponen warna baru. Caranya tinggal tekan tanda "+", maka akan muncul komponen warna yang baru. Ilustrasi seperti terlihat di bawah :


Nah, tambahkan 4 biji komponen warna lagi dan posisikan seperti di bawah :


Ok, Mari kita mulai dengan komponen warna no.4. Settingannya :

Kemudian yang no.3 :



*BERSAMBUNG.......